Lewati ke konten
Logo Kabupaten Jombang

GondangManis

Edukasi Pertanian

Tutorial Pembuatan Pupuk Organik

Panduan pembuatan pupuk organik yang disusun sebagai materi edukasi Program Kerja Bidang Pertanian KKN Desa Gondang Manis. Tutorial dilengkapi video praktik agar proses pembuatan lebih mudah dipahami dan dapat dipelajari kembali oleh masyarakat.

Panduan singkat

4

Kelompok alat

7

Tahap utama

Fokus tutorial

Kompos organik padat dengan proses aerob sederhana.

Persiapan

Alat dan bahan

Gunakan bahan organik yang bersih dan mudah terurai. Tidak semua bahan harus tersedia sekaligus; sesuaikan dengan kondisi rumah, kebun, atau lahan pertanian.

Peralatan

Yang perlu disiapkan

5 item
✓

Wadah / Area Pembuatan

Gunakan wadah, karung, ember besar, komposter, atau tempat yang sesuai dengan proses pembuatan pupuk organik.

✓

Alat Pencacah

Pisau, gunting kebun, parang, atau alat lain untuk memperkecil ukuran bahan organik.

✓

Alat Pengaduk

Gunakan sekop, kayu, atau alat pengaduk untuk membantu mencampurkan bahan secara merata.

✓

Air Bersih

Digunakan secukupnya untuk membantu menjaga kelembapan bahan selama proses berlangsung.

✓

Sarung Tangan

Digunakan untuk menjaga kebersihan dan keamanan saat menyiapkan serta mencampurkan bahan.

Bahan organik

Contoh bahan

Fleksibel

Bahan Organik Kering

Daun kering / jerami

Digunakan sebagai bahan organik kering dan membantu menjaga struktur campuran.

Bahan Organik Basah

Rumput / sisa sayuran

Gunakan bahan organik segar yang tidak tercampur plastik, minyak, atau bahan berbahaya.

Bahan Pendukung

Pupuk kandang

Dapat digunakan sebagai tambahan bahan organik apabila tersedia.

Aktivator

Dekomposer / aktivator

Apabila digunakan, campurkan sesuai kebutuhan dan petunjuk penggunaan produk.

Pendukung

Air bersih

Digunakan secukupnya untuk menjaga campuran tetap lembap.

!

Bahan yang sebaiknya tidak dimasukkan

  • •Jangan mencampurkan plastik, logam, kaca, kain sintetis, atau sampah anorganik.
  • •Hindari memasukkan minyak goreng dan makanan yang mengandung banyak minyak.
  • •Hindari bahan yang terkontaminasi bahan kimia berbahaya.
  • •Jangan membuat campuran terlalu basah atau tergenang.
  • •Jangan menggunakan pupuk yang belum matang secara langsung dalam jumlah berlebihan pada tanaman.

Praktik

Langkah pembuatan

Ikuti urutannya dari pemilahan bahan sampai kompos matang. Kunci utamanya adalah bahan organik yang seimbang, kelembapan cukup, dan sirkulasi udara.

Ingat 3 hal

Lembap Berudara Tidak tercampur sampah
01

Siapkan alat dan bahan

Siapkan seluruh alat serta bahan organik yang akan digunakan agar proses pembuatan dapat dilakukan dengan lebih teratur.

Tips: Pastikan bahan tidak tercampur plastik, kaca, logam, minyak, atau sampah anorganik.
02

Pilah bahan organik

Pisahkan bahan organik yang masih dapat digunakan dari sampah anorganik dan bahan yang tidak sesuai untuk pembuatan pupuk.

Tips: Gunakan bahan yang berasal dari lingkungan sekitar dan mudah terurai.
03

Cacah bahan

Potong bahan organik yang berukuran besar menjadi bagian yang lebih kecil sehingga lebih mudah dicampurkan dan mengalami proses penguraian.

Tips: Bahan tidak harus sangat halus, cukup diperkecil agar proses penguraian lebih merata.
04

Campurkan bahan

Campurkan bahan organik kering, bahan organik basah, serta bahan pendukung secara merata.

Tips: Hindari campuran yang terlalu padat agar masih memiliki sirkulasi udara.
05

Atur kelembapan

Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil mengaduk bahan sampai kondisi campuran cukup lembap.

Tips: Campuran sebaiknya lembap tetapi tidak sampai tergenang atau mengeluarkan banyak air ketika digenggam.
06

Simpan pada tempat yang sesuai

Letakkan campuran pada wadah atau tempat yang terlindung dari hujan langsung dan tetap memiliki sirkulasi udara.

Tips: Hindari menutup campuran terlalu rapat apabila proses yang digunakan membutuhkan udara.
07

Lakukan pengadukan secara berkala

Campuran dapat dibalik atau diaduk secara berkala agar bahan tercampur merata dan proses penguraian berlangsung dengan baik.

Tips: Periksa kondisi kelembapan pada saat melakukan pengadukan.
08

Tunggu hingga pupuk matang

Biarkan proses berlangsung sampai bahan mengalami perubahan warna, tekstur, dan aroma yang menunjukkan bahwa pupuk telah matang.

Tips: Lama proses dapat berbeda tergantung bahan, ukuran cacahan, kelembapan, udara, dan kondisi lingkungan.

Pengecekan hasil

Bagaimana mengetahui kompos sudah matang?

Lama proses tidak selalu sama. Kondisi bahan dan lingkungan dapat membuat proses lebih cepat atau lebih lambat. Karena itu, periksa ciri fisiknya sebelum kompos digunakan.

✓

Warna bahan berubah menjadi cokelat tua hingga kehitaman.

✓

Tekstur menjadi lebih remah dan bentuk bahan awal mulai sulit dikenali.

✓

Aroma menyerupai tanah dan tidak berbau busuk menyengat.

✓

Suhu bahan sudah mendekati suhu lingkungan.

✓

Campuran tidak terlalu basah, berlendir, atau tergenang air.

Setelah matang

Cara menggunakan kompos

Kompos matang dapat digunakan sebagai pembenah tanah dan sumber bahan organik. Jumlah pemakaian perlu disesuaikan dengan kondisi tanah, jenis tanaman, umur tanaman, dan praktik budidaya setempat.

🌱

Media Tanam

Pupuk organik yang telah matang dapat dicampurkan dengan tanah dan bahan media lain sesuai kebutuhan tanaman.

🌿

Tanaman Pekarangan

Gunakan pupuk di sekitar area tanaman kemudian campurkan ringan dengan lapisan tanah bagian atas.

🌳

Tanaman Buah

Pupuk organik dapat digunakan sebagai tambahan bahan organik tanah di sekitar tanaman dengan menyesuaikan kebutuhan tanaman.

🥬

Kebun

Gunakan pupuk yang sudah matang sebagai bagian dari pengelolaan kesuburan tanah pada lahan kebun.

Dokumentasi

Video tutorial

Tonton praktik pembuatan pupuk organik langsung di halaman ini.

Program Desa / KKN

Pelatihan Pupuk Organik

Program pelatihan pembuatan pupuk organik sebagai alternatif pemanfaatan bahan alami dan limbah pertanian.

Tujuan kegiatan

  • Meningkatkan pengetahuan mengenai pupuk organik.
  • Mendorong pemanfaatan bahan yang tersedia di lingkungan.
  • Mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.
Catatan: Video tutorial merupakan dokumentasi dan media edukasi dari Program Kerja Bidang Pertanian KKN Desa Gondang Manis. Bahan, takaran, dan proses dapat disesuaikan dengan kondisi bahan yang tersedia serta praktik yang digunakan di lapangan.
Tanya Jambu